Pengunjung Kedai Kopi di Panakkukang Dibubarkan, Polisi Minta Warga Beraktivitas di Rumah  

  • Whatsapp
DIBUBARKAN : Salah satu penggalan video polisi membubarkan pengunjung warkop di Toddopuli, Panakkukang.

MAKASSAR, selatan.co.id – Aparat Polres Gowa mengingatkan masyarakat untuk tetap berdiam diri di rumah masing – masing. Langkah tersebut diambil untuk mencegah penularan virus Corona atau Covid-19 yang belakangan meresahkan masyarakat.

Kapolres Gowa, AKBP Boy Samola menegaskan, jika pihaknya menemukan kegiatan yang sifatnya melibatkan massa dalam jumlah besar, maka kegiatan ataupun kumpulan massa tersebut akan dibubarkan. “Izin keramaian tidak diberikan dan akan tegas membubarkan apabila masih ada kegiatan yang mengumpulkan massa,” tegasnya saat dikonfirmasi via Whatsapp, Selasa 24 Maret 2020.

Karena itu, lanjut mantan Kapolres Luwu Utara ini, demi efektifnya kebijakan tersebut aparat kepolisian bekerja sama dengan instansi terkait, seperti TNI dan pemerintah daerah untuk terus meminta warga beraktivitas di rumah. “Sudah beberapa hari diimbau, bersama sampai tingkat desa. kerjasama dengan Pemda dan TNI,” katanya seraya kembali meminta masyarakat Gowa untuk tidak keluar rumah selama tidak mempunyai kepentingan yang mendesak.

Baca Juga :  APBD 2021 Disepakati, Sejumlah Pekerjaan Rumah Menanti Gubernur Sulsel

Sekadar informasi, aparat kepolisian Polrestabes Makassar, pada Senin 23 Maret 2020 malam terpantau melakukan upaya pembubaran warga yang masih melakukan aktifitas di warung kopi (warkop). Dalam aksi yang terekam vidio berdurasi 1 menit 44 detik yang beredar di grup WhatsApp, terlihat sejumlah aparat kepolisian menggunakan masker dan sarung tangan menertibkan para pengunjung salah satu warkop di Toddopuli Raya, Kecamatan Panakukang, Kota Makassar. Setelah ditertibkan, para pengunjung diimbau untuk pulang ke rumah masing – masing. (*)

 

Reporter : Akbar Nur Qodri

Selain itu, dari informasi, beberapa warkop di Makassar turut ditertibkan. Hal itu dilakukan guna mencegah penularan Covid-19.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *