Sempat Diprotes Warga, Kini Sudah 11 Jenazah Pasien Covid-19 Dimakamkan di Pemakaman Samata

  • Whatsapp
DIJAGA : Petugas dari kepolisian menjaga area pemakaman hingga proses pemakaman jenazah selesai.

GOWA, selatan.co.id – Pemakaman umum Samata di Kecamatan Somba, Kabupaten Gowa, Sulsel sempat mencuri perhatian banyak pihak. Pasalnya, warga sekitar ramai-ramai menolak pemakaman tersebut dijadikan tempat pemakaman jenazah pasien Coronavirus (Covid-19).

Kini, suara penolakan tersebut sudah tak ada. Bahkan, sejauh ini sudah 11 jenazah yang terindikasi terpapar Covid-19 dimakamkan di pemakaman tersebut. Terakhir, satu jenazah dari Rumah Sakit Siloam, Makassar, dimakamkan di pemakaman tersebut, Senin (6/4/2020) pagi.

Puluhan aparat gabungan dari TNI, Polri dan Satpol – PP terpantau melakukan pengamanan. Bahkan, proses pemakaman dijaga ketat. Saat pemakaman berlangsung, Jalan Macanda area pekuburan Samata sempat ditutup sementara hingga pemakaman jenazah Covid-19 selesai.

Danramil 1409-01 Somba Opu Kapten Inf Syaiful mengatakan, proses pemakaman berjalan lancar dan menggunakan satu unit alat berat. “Sudah ada 10 jenazah di makamkan. Tambah lagi ini satu yang datang (pagi tadi), kalau tidak salah berasal dari RS Siloam, berjenis kelamin perempuan,” katanya.

Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu setelah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel menunjuk pekuburan Samata sebagai tempat pemakaman jenazah Covid-19 sempat mendapat penolakan dari warga sekitar. Kala itu, puluhan warga melakukan blokade di Jalan Macanda menggunakan kayu, ranting pepohonan dan membakar ban bekas di badan jalan. Namun, dari protes tersebut, sebanyak lima warga diamankan karena diduga provokator. (*)

 

Reporter : Akbar Nur Qadri

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *