Ome : Pentingya Doktrin Pancasila Menangkal Lahirnya Benih Komunisme dan Vandalisme

  • Whatsapp

MAKASSAR – Momentum hari lahir Pancasila diwarnai dengan viralnya isu komunisme dan isu Vandalisme diberbagai wilayah termasuk di Sulsel, ini disinyalir sebagai upaya untuk melemahkan Pancasila.

Ketua Pemuda Pancasila Kota Palopo, Ahmad Syarifuddin Daud mengatakan bahwa
Pancasila sebagai falsafah berbangsa dan bernegara, sebagai pemuda tidak ingin akhirnya kembali benih komunisme dan Vandalisme yang akan merusak tatanan berbangsa dan bernegara kedepan.

“Kita harus akui yang menjadi tantangan besar bangsa hari ini karna doktrin Pancasila sudah mulai diabaikan seiring dengan perkembangan Teknologi informasi yang berkembang cepat, telah membawa dampak bagi kehidupan manusia,” urai Syarifuddin di Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2020.

Meski diketahui teknologi dapat menguntungkan generasi muda bangsa, kata dia, tapi juga ada yang merugikan. “Menguntungkan apabila mampu memanfaatkannya untuk meningkatkan taraf hidup. Namun juga dapat berdampak merugikan, apabila terperdaya dengan pemanfaatan untuk kepentingan yang negatif. Hal ini berarti dampak teknologi informasi berimplikasi secara langsung pada perubahan berbagai aspek kehidupan, termasuk terhadap karakter generasi muda,” urainya.

Hal yang paling menghawatirkan, katanya, adanya sebuah gerakan Vandalisme yang sudah mulai muncul di Sulawesi Selatan (Sulsel) beberapa kejadian di kota Makassar. “Juga kejadian di Pinrang yang telah diamankan oleh aparat, Gerakan ini sudah sangat jauh dari nilai – nilai pancasila dan banyak diantara pelaku vandalisme adalah pelajar yang masih aktif, terutama di tingkat sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) bahkan beberapa kampus di Sulsel,” ungkap pria yang akrab disapa Ome.

Dia menambahkan, bahwa perilaku menyimpang tersebut tidak terlepas dari peran orang tua dan sekolah dalam membentuk kepribadian dan karakter anak, disamping itu lingkungan juga sangat berpengaruh penting. “Tenaga pendidik dan pemuda Pancasila wajib digarda terdepan dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila sebagai senjata yang paling ampuh dalam melawan komunisme dan gerakan vandalisme,” imbuhnya.(*)

 

Reporter: Akbar

Editor: M. Yanudin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *