Arah Dukungan Nurdin Abdullah di Pilwali Makassar Disebut Kunci Kemenangan

  • Whatsapp
Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, Foto: instagram

MAKASSAR – Mendapat dukungan dari komunitas relawan serta parpol pengusung, empat pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Makassar mulai bergerak memanaskan mesin pemenangan, aktif menggalang dukungan.

Berdasarkan sejumlah data lembaga survei yang terekspose, mayoritas hasil survei masih menempatkan Danny Pomanto-Fatmawati Rusdi (Adama) disusul Syamsu Rizal-Fadli Ananda (Dilan), kemudian Munafri Arifuddin – Abdul Rahman Bando (Appi-Rahman) dan Irman Yasin Limpo -Andi Zunnun Armin NH (Imun).

Bacaan Lainnya

Melihat konstelasi politik di Pilwali Makassar, Direktur Parameter Publik Indonesia (PPI), Ras MD mengatakan, survei yang ada bukan jaminan untuk menang. Kata dia, sejauh ini empat  kandidat masing – masing memiliki peluang untuk menang, tergantung pola dan strategi yang digunakan.

Apalagi hingga hari pemilihan 9 Desember 2020  masih tersisa waktu dua bulan yang sangat memungkinkan terjadinya lompatan elektabilitas.

Ras MD mengungkapkan, sejauh ini Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah belum terang terangan menjatuhkan dukungan kepada pasangan calon di Pilwali Makassar. Menurutnya, arah dukungan orang nomor satu di Sulsel itu akan sangat mempengaruhi peta kekuatan kandidat. Bahkan, bisa jadi dukungan Nurdin Abdullah akan menjadi kunci atau penentu kemenangan kandidat.

“Pertarungan hingga saat ini masih sangat kompetitif. Dalam situasi seperti ini, ada kekuatan besar yang amat ditunggu, di luar kekuatan elite atau tokoh di balik kandidat. Nah, kekuatan besar itu adalah arah dukungan  Gubernur Sulsel saat ini. Dukungan Sang Gubernur akan jadi penentu kemenangan kandidat di Pilwalkot Makassar,” ucapnya dikutip Ahad (4/10/2020).

Kata Ras MD, terdapat dua variabel kekuatan Nurdin Abdullah  yang  menentukan hasil akhir Pilwali Makassar. Pertama,  Nurdin Abdullah bisa dibilang  pengendali birokrasi Makassar saat ini. Sebab, penjabat wali kota, Prof Rudy Djamaluddin ditunjuk oleh Gubernur Sulsel.

“Melalui kekuatan penjabat wali kota, beliau bisa dengan mudah menghidupkan mesin birokrasi Makassar untuk kepentingan Pilwalkot, kapan pun beliau inginkan,” ucapnya.

Kedua, kekuatan Nurdin Abdullah  juga disebut terletak pada pengaruhnya di akar rumput. Mantan Bupati Bantaeng dua periode itu dianggap masih memiliki basis massa yang besar di ibukota provinsi Sulsel yang bisa digerakkan mendukung kandidat.

“NA memiliki pengaruh signifikan di akar rumput. Selain kekuatan birokrasi, beliau juga secara personal punya pengikut militan di Makassar,” terang Ras MD.(*)

 

Reporter : Akbar

Editor: M. Yanudin

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *