Menpan RB Imbau Pemerintah Kabupaten dan Kota se-Sulsel Tingkatkan Pelayanan Publik

  • Whatsapp
Pendatanganan MoU antara Gubernur dangan para bupati dan wali kota se-Sulsel tentang Percepatan dan kemudahan investasi

MAKASSAR – Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Tjahjo Kumolo menghimbau para kepala daerah se-Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk meningkatkan pelayanan publik di setiap daerah.

Hal ini diungkapkan saat dirinya menghadiri Rapat Koordinasi DPM-PTSP kabupaten dan kota se-Sulsel sekaligus Pendatanganan MoU antara Gubernur dangan para bupati dan wali kota tentang Percepatan dan kemudahan investasi yang berlangsung di Hotel Claro Makassar, Rabu (14/10).

Bacaan Lainnya

Tjahjo Kumolo mengatakan, program strategis pusat harus sejalan dengan program gubernur, dan bupati/walikota di Sulsel. Salah satunya dalam meningkatkan pelayanan publik, yang bertujuan mampu melayani masyarakat dengan cepat sehingga para investor tertarik masuk dengan pelayanan yang lebih cepat.

“Semua Pemda harus terus melakukan pembinanan pada unit pelayanan, salah satunya PTSP yang merupakan etalase pelayanan publik pemerintah dimana baik atau buruknya pelayanan publik sangat ditentukan dengan kepiawaian pegawai PTSP dalam memberikan layanan ke masayarakat,” ungkapnya.

Tjahjo Kumolo berharap semua kabupaten/kota segera melakukan transformasi dengan membuat Mal Pelayanan Publik (MPP) yang merupakan perluasan fungsi PTSP dengan menggabungkan seluruh jenis perizinan dan pelayanan.

“Perlu dilakukan terobosan besar untuk mendingkrak kinerja PTSP. MPP ini diharapkan menjadi pusat pelayanan dimana seluruh jenis pelayanan yang ada di SKPD, stakeholder, BUMN, BUMD, dan swasta menjadi satu tempat agar memudahkan masyarakat dalam menginginkan pelayanan,” jelasnya.

Menanggapi hal ini, Penjabat Sementara Bupati Gowa, Andi Aslam Patonangi mengaku saat ini MPP Gowa sedang dalam tahap penyusunan yang direncanakan akan rampung pada 2021 mendatang.

Selain itu, penandatangan MoU yang dilakukan kata Aslam, merupakan kesepakatan bersama antara Gubernur Sulsel dengan pemerintah kabupaten/kota se Sulsel, termasuk Kabupaten Gowa yang dilakukan untuk membangun komitmen dalam memudahkan investasi dan memberikan pelayanan yang lebih baik lagi terhadap investor.

“Di masa pandemi ini yang kita inginkan pertumbuhan ekonomi terbuka lebar, seperti percepatan perizinan yang harus dilalukan dan direalisasikan sehingga kesempatan investor masuk di Kabupaten Gowa terbuka,” pungkasnya didampingi Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Pemkab Gowa, Muh Irwan dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Gowa, H Indra Setiawan Abbas.(*)

 

Reporter: Akbar

Editor: M. Yanudin

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *