Bawaslu Bilang Tidak Ada Bukti Pelanggaran Dugaan Bagi-Bagi Beras Tim Appi-Rahman

  • Whatsapp
Tangkapan layar dari sebuah video berdurasi 27 detik, video tersebut berisi sejumlah orang membagi bagi beras yang diduga dilakukan  tim pemenangan Appi-Rahman.

MAKASSAR – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kota Makassar menyebut tidak menemukan bukti pelanggaran dugaan politik uang dalam bentuk bagi – bagi beras yang diduga dilakukan tim pemenangan pasangan calon pemilihan wali kota dan wakil wali kota (Pilwali) Makassar, Munafri Arifuddin – Abdul Rahman Bando (Appi-Rahman).

Komisioner Bawaslu Makassar, Sri Wahyuningsih mengatakan, bahwa indikasi politik uang yang diduga dilakukan tim Appi-Rahman telah ditelusuri. Hanya saja, penelusuran oleh Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Mariso tidak menemukan bukti pelanggaran, sehingga pengusutan dihentikan.

Bacaan Lainnya

“Iya itu sudah dilakukan penelusuran oleh Panwascam  Mariso, dan akhirnya dihentikan karena tidak cukup bukti, ” kata Sri Wahyuningsih, Jumat (16/10/2020).

Sebelumnya, beredar video   berdurasi 27 detik, dalam video tersebut tampak beberapa orang di depan pintu gerbang di sebuah bangunan membagikan beras kepada warga. Di pintu masuk bangunan itu, terpampang jelas dua buah poster yang menampilkan foto pasangan calon Appi-Rahman.

Warga yang datang terlebih dahulu, terlihat menyetor secarik kertas yang kemudian ditukar dengan sekarung beras. Informasi yang dihimpun, lokasi bagi – bagi beras tersebut dilakukan di Kampung Kokola Jia atau Kunjung Mae di Kecamatan Mariso, kota Makassar.

Dalam foto lain yang juga telah beredar luas, beras yang diduga dibagikan tim Appi-Rahman adalah milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Seperti yang tertulis pada karung beras tersebut. Saat pembagian beras, juga diselipkan masker berwarna putih dengan logo Appi-Rahman.(*)

 

Reporter: Akbar

Editor: M. Yanudin

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *