Menagih Perkembangan Penetapan Tersangka Kasus Pungli Kanre Rong di Pidsus Kejari Makassar

  • Whatsapp

MAKASSAR – Lembaga pegiat anti korupsi kembali menagih perkembangan kasus dugaan pungutan liar (Pungli) di kawasan kuliner Kanre Rong dalam bentuk sewa menyewa lapak terhadap pedagang kaki lima (PK -5). Di mana kasus tersebut telah ditangani bidang tindak pidana khusus Kejaksaan Negeri (Pidsus Kejari) Makassar.

“Kami desak Pidsus segera tingkatkan kasus Pungli Kanre Rong ke penyidikan dan segera tetapkan tersangka,” kata Direktur Sorot Indonesia, Amir Madeaming, Ahad (8/11/2020).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, alat bukti permulaan dalam kasus itu telah cukup dan tidak ada lagi alasan untuk mengulur-ulur penetapan tersangka serta menyeret semua pihak yang diketahui telah menikmati aliran uang pungli tersebut.

“Penyidik sebaiknya juga menerapkan pasal dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) nantinya untuk mengembalikan hasil pungli yang dilakukan oleh oknum di sana,” terang Amir.

Diketahui, penyelidikan kasus dugaan pungli yang terjadi di kawasan kuliner Kanre Rong, Makassar resmi dilimpahkan ke Pidsus Kejari Makassar.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Makassar Adriansyah Akbar mengatakan, penyerahan kasus dugaan pungli di kawasan kuliner Kanre Rong telah diserahkan ke Pidsus berdasarkan hasil gelar perkara (ekspose).

Pemeriksaan sebelumnya oleh bidang Intelijen Kejari Makassar telah dinyatakan rampung dan dokumen berkas hasil pemeriksaannya juga telah diserahkan sepenuhnya ke Pidsus untuk diproses lebih lanjut.

“Hasil gelar perkara akhirnya disepakati untuk dilimpahkan ke bidang tindak pidana khusus (pidsus) untuk ditindaklanjuti,” kata Adriansyah, Selasa 3 November 2020.

Ia membeberkan dari hasil pemeriksaan terhadap sejumlah saksi diantaranya dari pihak pemilik atau pengguna lapak di Kanre Rong, telah ditemukan indikasi dugaan pelanggaran terhadap aturan yang telah ada.

“InsyaAllah dalam kasus ini kami ada perhatian penuh karena menyangkut para pedagang pemilik atau pengguna kios yang seharusnya kita bantu bukan mengambil keuntungan dari mereka,” tegas Adriansyah.

Ia meminta peran serta masyarakat khususnya para pemilik atau pengguna kios yang ada di kawasan kuliner Kanre Rong Karebosi untuk selalu proaktif membantu dalam pemeriksaan oleh penyidik bidang tindak pidana khusus (pidsus) Kejaksaan Negeri Makassar kedepannya.

“Karena dengan dukungan dan perannya, Insya Allah kami juga tidak akan menemui kendala dalam penanganan kasus ini dan demi kelancaran serta tercapainya rasa keadilan di masyarakat,” tutur Adriansyah.

Sebelumnya, dalam proses penyelidikan kasus dugaan pungli di kawasan kuliner Kanre Rong Makassar oleh bidang Intelijen Kejari Makassar dikabarkan ada sekitar 60 orang saksi telah diperiksa diantaranya Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Makassar dan Kepala UPT Pusat Usaha Layanan Terpadu Kanre Rong. “Mereka kooperatif dalam memberikan keterangan,” Adriansyah menandaskan.(*)

 

Reporter: Akbar
Editor : M. Yanudin

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *