Kejari Makassar Tambah Durasi Waktu Penyelidikan Dugaan Pungli di Kanre Rong

  • Whatsapp
Lapak Kanre Rong

MAKASSAR – Kejaksaan Negeri (Kejari) kota Makassar menambah durasi waktu penyelidikan kasus  dugaan  pungutan liar (pungli) dalam bentuk sewa menyewa lapak kepada pedagang kaki lima (PK-5) di kawasan kuliner Kanre Rong Karebosi.

Kepala Seksi bidang Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Makassar, Sinrang mengatakan, bahwa hambatan dalam penyelidikan dalam kasus ini, ditengarai  sejumlah PK-5 yang akan diambil keterangannya berhalangan untuk hadir. Sehingga, kata Sinrang, durasi waktu penyelidikan dilakukan penambahan.

Bacaan Lainnya

“Beberapa saksi yang dipanggil untuk dimintai keterangan berhalangan  hadir, makanya waktu masa penyelidikan kita tambah,” kata Sinrang melalui sambungan telepon via WhatsApp, Rabu (27/1/2021).

Meski demikian, Sinrang enggan membeberkan terkait jumlah saksi yang telah diambil keterangannya oleh Pidsus Kejari Makassar. “Sekarang masih tahap penyelidikan, kami juga tidak bisa terlalu terbuka karena sifatnya masih rahasia,” singkat Sinrang sembari mengaku tengah menjalani isolasi mandiri.

Sebelumnya, Kajari Makassar, Andi Sundari pernah mengungkapkan bahwa penyelidikan dugaan pungli di Kanre Rong Karebosi memiliki batas waktu selama 60 hari seusai standar operasional prosedur (SOP) sejak dikeluarkannya perintah pemeriksaan, 20 November 2020 lalu.

“Penanganan  berdasarkan SOP, itu 60 hari kita berusaha untuk memenuhi, ” ucap Andi Sundari kala itu saat ditemui di pelataran kantor Kejari Makassar, Jalan Amanagappa, Makassar, Kamis (19/11/2020) lalu.(*)

 

Reporter : Akbar

Editor: M. Yanudin

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *