Satpol-PP Gowa Agendakan Pemeriksaan 11 Selebgram yang Diduga Melanggar Protkes

  • Whatsapp
Kepala Satpol-PP, Alimuddin Tiro (foto: int)

Gowa– Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Gowa, Alimuddin Tiro mengagendakan melakukan pemeriksaan terhadap 11 orang selebgram yang diduga melanggar protokol kesehatan (protkes) di tengah aktifnya pemerintah menekan laju penularan virus corona (COVID-19).

” Baru mau dipanggil hari Senin (22/2/2021).
11 orang selebgram dan satu orang penyelanggara acara, ” kata Alimuddin Tiro saat dikonfirmasi via WhatsApp, Sabtu (20/2/2021).

Menurut Alimuddin Tiro, jika nantinya para selebgram tersebut terbukti melanggar protkes pihaknya akan memberikan sanksi tegas sesuai Peraturan Daerah (Perda) Wajib Masker dan Penerapan Protokol Kesehatan dalam Penanganan dan Pencegahan Covid-19 yang dimiliki pemerintah Kabupaten Gowa.

“Iya diberi sanksi administrasi, ” sebut Alimuddin. Mengingat Satpol-PP merupakan instansi yang memiliki kewenangan dalam menegakkan Peraturan Daerah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber dan dimuat beberapa media,
bahwa agenda pemeriksaan terhadap sejumlah selebgram yang berasal dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan tersebut mengacu pada pelanggaran protkes di tengah tingginya angka penularan COVID-19.

Di mana, para selebgram tersebut menggelar party di sebuah villa di kelurahan Malino, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Berdasarkan video yang beredar dengan durasi 28 detik memperlihatkan sejumlah selebgram melakukan pesta atau party di tengah pandemi Covid-19. Pesta tersebut diduga melanggar protokol kesehatan, sebab tampak dalam video yang viral, para selebgram tak mengenakan masker dan menjaga jarak.

Diketahui, Perda wajib masker memuat berupa sanksi denda bagi pelanggar protokol kesehatan. Di mana bagi masyarakat biasa akan didenda Rp 100.000, TNI, Polri, ASN sebesar Rp 150.000, dan denda untuk pedagang Rp 200.000.(*)

 

reporter : akbar

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *