Langgar Perda Prokes Pemkab Gowa, 12 Selebgram Kena Sanksi

  • Whatsapp
Disanksi- kenakan sanksi administrasi sebesar Rp100 ribu perorang

Gowa – Pemerintah Kabupaten Gowa melalui Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP), Alimuddin Tiro memberikan denda administrasi kepada 12 selebgram yang terjaring melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Wajib Masker dan Penerapan Protokol Kesehatan (Prokes).

Hal itu dilakukan usai beredarnya sebuah video berdurasi 28 detik yang berisi belasan selebgram viral di media sosial diduga melanggar prokes di sebuah villa di penginapan Kelurahan Malino Kecamatan Tinggimoncong beberapa waktu lalu.

Alimuddin Tiro mengaku dirinya menindaki sesuai dengan yang tertuang dalam Perda Pemkab Gowa, yakni memberikan denda administrasi dan melakukan swab.

“12 yang kami panggil semua hadir, kami sebagai penegak Perda di Gowa tentu kami melakukan swab dan telah disediakan petugas kesehatan namun semuanya telah melakukan tanpa diminta dengan membawa bukti surat keterangan. Selain itu kita juga kenakan sanksi administrasi sebesar Rp100 ribu perorang,” ungkapnya saat memanggil belasan selebgram, di Kantor Satpol-PP, Senin (22/2/2021).

Adapun beberapa selegram yang hadir yakni Wayan Indah, Fadel Austyn, Anggu Batari, Jade Thamrin, Adhy Basto, Metty (pemilik gallery phone), Muis, Dimas, Biodi Mulyadi, Ayu Annisa, Angga Muliyadi, dan Sultan Ramadhan,

Di tempat yang sama Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19, dr Gaffar tak menampik kehadiran selebgram di tengah masyarakat sangat berpengaruh, sehingga sebaiknya dalam bermain media sosial lebih diperhatikan lagi.

“Yang perlu disadari adalah mereka selebgram yang apapun dilakukan pasti gampang diketahui oleh publik. Jadi apapun konteksnya saat itu kita memilkki perda sehingga ada konsekuensi terkait apa yang terjadi,” ungkapnya.

Olehnya dr Gaffar berharap kehadiran selebgram seharusnya bisa memainkan peran dalam mengedukasi masyarakat terkait pentingnya melawan covid-19 dengan cara menerapkan protokol kesehatan.

“Kami berharap selebgram bisa mengedukasi masyarakat dan menghargai apa yang dilakukan Pemkab Gowa khususnya dalam menghalau laju penularan Covid-19 dengan cara menjalankan protokol kesehatan,” harapnya.

Sementara Salah satu selebgram, Adhy Basto pada kesempatan itu mengungkapkan permintaan maafnya. Menurutnya ini sebuah kesalahan yang tidak akan terulang dikemudian hari.

“Ini menjadi pelajaran yang besar bagi kami, karena pada dasarnya kehadiran kami ikhlas dan tulus untuk meminta maaf kepad seluruh lapisan masyarakat dan Pemkab Gowa sebagai wilayah tempat pelaksanaan kegiatan ini,” ungkapnya.

Adhy membeberkan kedepan dirinya bersama selebgram lain akan ikut mengedukasi masyarakat dalam penegakan prokes untuk menghindari penularan Covid-19.

“Insyaallah ini tidak terulang lagi dan kami akan ikut berperan dalam memberikan edukasi bahwa prokes adalah ujung tombak dalam menghindari penularan Covid-19,” pungkasnya.

Pertemuan ini turut dihadiri Kapolsek Tinggimoncong, Danramil Tinggimoncong dan jajaran Satpol PP Kabupaten Gowa.(*)

reporter : akbar

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *