Dikawal 11 Pincam, Juniar Arge Pede Lawan Munafri dan Nurhaldin di Musda Golkar Makassar

  • Whatsapp

Makassar – Mantan legislator DPRD kota Makassar, Juniar Arge menyatakan kesiapannya untuk bertarung di musyawarah daerah (Musda) ke-X Golkar Makassar. Dia juga percaya diri alias pede jika nantinya di arena Musda Golkar Makassar harus berhadapan dengan Munafri Arifuddin dan Andi Nurhaldin Nurdin Halid.

Apalagi saat melakukan pengambilan formulir pendaftaran Musda di kantor sekretariat Golkar Makassar di Jalan Lasinrang, Senin (22/2/2021), Juniar Arge dikawal 11 pimpinan kecamatan (Pincam) Golkar Makassar serta dua organisasi sayap yang memiliki suara sah atau voting voters.

“Ketika saya sudah mendaftar artinya saya sudah siap, saya diantar 11 pemilik suara dari Pincam. Ada juga AMPG dan KPPG,” kata Juniar Arge.

Juniar Arge yang juga ketua OC Musda Golkar Makassar mengaku, bahwa dirinya maju di Musda bertujuan ingin membesarkan partai berlambang pohon beringin di kota daeng .

“Seperti umumnya, normatif, selama kader Golkar dan punya niat membesarkan Golkar lebih baik dan bisa menyatukan semua teman-teman. Semuanya punya peluang untuk bertarung di arena Musda nanti,” akunya.

Junia Arge juga mengklaim bahwa telah memenuhi persyaratan untuk maju di Musda Golkar Makassar. Sebagaimana syarat wajib bagi peserta Musda harus memenuhi 30 persen dukungan suara dari voting voters.

Diketahui pendaftaran pengambilan formulir perhelatan Musda DPD II Kota Makassar, resmi ditutup Senin (22/2/2021). Jadwalnya pengembalian formulir batas waktu Selasa 23 Februari 2021.

Dari proses pendaftaran hanya mengerucut pada empat nama yang telah mengambil formulir, antaranya CEO PSM Makassar Munafri Arifuddin, Wakil Ketua DPRD Makassar Andi Nurhaldin Nurdin Halid, Ketua AMPI kota Makassar M Fadil dan Juniar Arge.

“Sampai batas waktu pendaftaran, ada empat calon ketua yang telah mendaftar, yakni pak Munafri Arifuddin, Andi Nurhaldin, Juniar Arge dan Ketua AMPI kota Makassar M Fadil,” kata Ketua SC Musda ke-X Golkar Makassar, Iswan S. Utomo.

Dengan demikian, sudah dipastikan pelaksana tugas Ketua DPD II Golkar Makassar, Irianto Ahmad dan mantan ketua DPD II Golkar Makassar Farouk M Betta tak masuk dalam bursa pencalonan nahkoda Golkar Makassar periode 2021-2025.

“Jadi, sudah pasti pendaftar hanya empat orang. Sehingga calon yang kembalikan formulir tidak bisa diwakili,” tegasnya.(*)

 

Reporter ; akbar

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *