PUKAT Dukung Danny Pomanto Nonaktifkan RT RW yang Tidak Memiliki Kontribusi

  • Whatsapp

Makassar – Pusat Kajian Advokasi dan Anti Korupsi Sulawesi Selatan (PUKAT Sulsel) mendukung Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto untuk menonaktifkan RT/RW yang tidak memiliki kontribusi kepada pemerintah. Pasalnya, insentif RT/RW bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

“Itu memang harus dilakukan evaluasi. Karena RT/RW juga memiliki peran penting dalam mengawal kinerja pemerintah kota. Apalagi RT/RW yang langsung bersentuhan dengan warga. Dan mereka yang tahu kondisi warga, ” kata Direktur PUKAT Sulsel, Farid Mamma saat berbincang dengan media ini, Rabu (7/4/2021).

Menurut adik kandung mantan Wakapolda Sulsel Syahrul Mamma itu, bahwa terlepas ada tidaknya kepentingan dalam upaya pemerintah kota menonaktifkan RT/RW. Kata dia, sudah sepatutnya dilakukan evaluasi, agar kinerja RT/RW sebagai perpanjangan tangan dari Wali Kota dapat bekerja maksimal.

“Apalagi sekarang masa pandemi virus corona, harusnya dilakukan evaluasi agar RT/RW di kota Makassar bekerja maksimal turut mensukseskan program Wali Kota. Apalagi ada program pemerintah kota yang kini sedang berjalan dan harus didukung, yaitu, Makassar Recover, ” sebut Farid Mamma.

Sebelumnya Wali Kota Makassar, Danny Pomanto akan menonaktifkan jabatan seluruh ketua RT/RW di Kota Makassar. Langkah ini diambil seiring kinerja mereka yang belum mampu menopang pemerintahan.

“Kalau RT/RW tidak mendukung pemerintah kota, buat apa? Ini bukan politik nah. Jadi lebih baik kita resetting ini barang,” ujarnya di Balaikota, Selasa (6/4/2021).

Dia menganggap peran RT dan RW sangat penting dalam mengawal program pemerintah yang langsung menyasar warga.Namun yang terjadi, mereka ada yang berusaha menggagalkan kegiatan Makassar Recover. “Saya kasi kosong semua, mulai dari nol. Kita akan tunjuk Plt,” tambahnya.(*)

Reporter : akbar

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *