Massa Semakin Banyak di Bulungan, Unjuk Rasa Tak Berhenti Sampai DS Minta Maaf

  • Whatsapp
Aksi unjuk rasa yang dilakukan AMCD di tanjung Selor, Bulungan.

TANJUNG SELOR – Aliansi Masyarakat Cinta Damai (AMCD) Kalimantan Utara kembali menggelar aksi unjuk rasa damai di Tugu Tanjung Selor, Jumat 7 Mei 2021, sore tadi tadi pukul 16.00 hingga 17.00.

Aksi ini merupakan yang ketiga kali dilakukan di kabupaten kota di Kalimantan Utara (Kaltara), setelah sebelumnya dilakukan di Tarakan dan Nunukan. Di mana massa yang hadir mencapai ratusan orang.

Bacaan Lainnya
Baca Juga :  Pemerintah Sampaikan Belasungkawa Meninggalnya Sejumlah Dokter

Aksi ini dilatarbelakangi oleh Deddy Sitorus (DS), Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Utara, yang dianggap menyinggung umat muslim di Kalimantan Utara.

Dalam aksi ini, selain melakukan orasi yang dilakukan oleh tiga orator, massa juga melantunkan salawat dan doa. Yang kemudian diakhiri dengan berbagi takjil.

Disampaikan oleh salah seorang orator Aksi Damai Aliansi Masyarakat Cinta Damai (AMCD) Kalimantan Utara, Zulfikar, pihaknya akan terus melakukan aksi sampai DS memenuhi poin tuntutan yang disampaikan oleh massa.

“Kami tidak memberikan batas waktu untuk memenuhi poin tuntutan kami, namun kami akan terus melakukan aksi sampai dia (DS) memenuhi tuntutan kami,” terang Zulfikar.

Zulfikar juga menyampaikan, dalam waktu dekat juga sudah merancang aksi damai di kabupaten/kota yang belum terlaksana. “Kalau belum ada pernyataan sikap dari DS dalam waktu dekat kami juga akan melakukan aksi di kabupaten/kota yang aksinya belum terlaksana,” tegas Zulfikar.

Baca Juga :  Dengan KENKONA, Tanggap Bijak dan Cepat Bertindak Meredam Corona

Adapun empat poin tuntutan dari AMCD Kalimantan Utara ini antara lain :
1. Meminta Pertanggungjawaban statemen dari DS di media sosial (medsos)
2. Meminta klarifikasi pernyataan oknum DS yang telah menyinggung perasaan umat islam dan ulama yang ada di Kalimantan Utara
3. Meminta oknum DS menyampaikan permohonan maaf kepada umat islam dan ulama yang ada di Kalimantan Utara
4. Meminta Kapolda Kaltara memeriksa oknum DS.(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *