Oknum Satpol-PP Gowa Tersangka Penganiayaan Pemilik Kafe Telah Ditahan

  • Whatsapp
Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan

Gowa – Aparat Kepolisian dari Polres Gowa resmi melakukan penahanan terhadap Sekretaris Satpol-PP kabupaten Gowa, Mardani Hamdan dalam kasus dugaan tindak pidana penganiayaan terhadap salah satu pemilik kafe di Panciro, Kecamatan Bajeng.

Surat perintah penahanan tersebut tertuang dalam SP.Han No. /90/VII/2021/Reskrim tanggal 18 juli 2021 yang ditandatangani kasat Reskrim Polres Gowa AKP Boby Rachman.

Proses penanganan yang dilakukan tim penyidik Polres Gowa terhadap kasus tersebut berawal adanya laporan penganiayaan terhadap pasangan suami istri berinisial NH (26) dan AM (34). Dengan respon cepat penyidik melakukan gelar perkara pertama dengan menaikkan tahap penyelidikan ke tahap penyidikan pada 15 Juli 2021.

Pada 16 Juli 2021 kembali melakukan gelar perkara kedua dan menetapkan terduga pelaku sebagai tersangka dalam perkara tindak pidana penganiayaan sesuai pasal 351 KUHP.
Kemudian pada Sabtu 17 Juli 2021 tersangka menyerahkan diri ke penyidik Polres Gowa.
Saat di Polres Gowa, Mardani Hamdan didampingi kuasa hukumnya, Shyafril Hamzah.

Baca Juga :  Kr Kio Harap Pondok Pesantren Dukung Program Keagamaan Pemerintah

Mardani Hamdan sempat menjalani pemeriksaan di Polres Gowa selama tiga jam. Lalu Ahad 18 Juli 2021 penyidik resmi melakukan penahananan terhadap tersangka berdasarkan SP.Han No. /90/VII/2021/Reskrim tanggal 18 juli 2021.

Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan berharap dengan dilakukannya penahanan terhadap tersangka, agar tidak ada lagi melakukan aksi provokasi maupun mem-bully di media sosial.

” Saya yakin masyarakat akan selalu berpegang teguh pada budaya Siri Na Pacce dalam bermasyarakat,” ungkap M. Tambunan saat dikonfirmasi sore tadi Senin (19/7/2021).

Diketahui, kasus dugaan pemukulan oknum anggota Satpol-PP Gowa tersebut viral di media sosial. Insiden tersebut ketika pengetatan PPKM Skala Mikro sedang berlangsung, pada Rabu malam (15/7/2021).(*)

Baca Juga :  Operasi Ketupat Diharapkan Cegah Adanya Klaster Baru Covid-19

 

Reporter : Akbar

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *