Sudah 82 Orang yang Terkonfirmasi Terpapar Covid-19 Jalani Isolasi Apung di Kapal Pelni

  • Whatsapp
Kapal Motor (KM) Umsini milik PT Pelni tempat isolasi apung terpadu membawa warga terkonfirmasi virus corona (Covid-19) untuk berlabuh di sekitar pulau Lae - Lae .

Makassar – Pasien terkonfirmasi terpapar virus Corona (Covid-19) yang mengikuti Isolasi Apung Terpadu di kapal milik PT Pelni terus mengalami penambahan, sejak dilaunching, 2 Agustus 2021 lalu.

Isolasi Apung Terpadu program Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tersebut, awalnya hanya 70 orang. Kini kembali bertambah 12 orang menjadi 82 pasien.

12 orang tersebut diantar oleh Tim Makassar Recover menggunakan Kapal Ampibi dari pelabuhan Soekarno Hatta ke kapal PT Pelni.

“Kemarin (Kamis) 70 orang, hari ini ada penambaham pasien sebanyak 12 orang,” Kata Juru bicara Makassar Recover, Natsar Desi melalui keterangan tertulisnya diterima, Sabtu, 7 Agustus 2021.

Natsar Desi mengatakan, para pasien ini berasal dari berbagai Kecamatan di Kota Makassar yang sebelumnya telah melalui tes PCR. “Mereka ini dirujuk dari berbagai Puskesmas di Kota Makassar,” beber Natsir Desi.

Baca Juga :  Kosgoro Angkat Bicara Soal Polemik di Internal Golkar Sulsel

Menurutnya, tim yang bertugas di Isolasi Apung Terpadu terus meningkatkan pelayanan demi memberi kenyamanan bagi pasien isolasi.

Salah seorang pasien Isolasi Apung, Ian (40)  mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan oleh pemerintah Kota Makassar saat menjalani Isolasi.

“Pelayanan begitu baik dan bagus dengan makanan yang begitu banyak dan setiap hari diganti ganti ditambah lagi diberi Jus dan Vitamin, terima kasih banyak pak Wali,” kata Ian melalui rekaman video yang beredar.

Tak hanya dimanjakan dengan asupan makanan, pada pagi hari untuk meningkatkan Imunitas para peserta isolasi Apung melakukan olahraga senam di atas kapal yang dipandu oleh Tim Makassar Recover dengan menggunakan kapal terpisah.  (*)

Baca Juga :  Terduga Teroris di Makassar yang Ditembak Mati Diduga Penyandang Dana Bom Bunuh Diri di Filipina

 

Reporter : Akbar

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *