UNM Resmi Tarik Prof. Jufri yang Diperbantukan di Pemprov Sulsel

  • Whatsapp

Makassar – Universitas Negeri Makassar (UNM) mengambil sikap tegas menyoal orangnya yang diperbantukan di Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel).

Di mana UNM menyurat ke Pemprov Sulsel untuk menarik kembali Prof. Muhammad Jufri ke kampus, yang saat ini menjabat sebagai eselon II.

Penarikan tersebut lantaran Prof. Jufri digeser dari Kepala Dinas Pendidikan ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar).

UNM juga telah menyurat kepada Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman untuk menarik kembali Prof. Jufri ke kampus.

Surat tersebut bernomor, 4536/UN36/TU/2021, tentang permohonan pengembalian Prof. Muhammad Jufri yang ditandatangani Rektor UNM, Prof. Husein Syam yang dikeluarkan 27 September 2021.

Baca Juga :  Izin Penjualan Minol di Cafe Barcode yang Instan Melalui Kementerian Perdagangan

Berikut tiga poin isi surat resmi tersebut.

Sehubungan dengan mutasi jabatan Bapak Prof. Dr. Muhammad Jufri, M.Si., M.Psi., Psikolog. dari Kepala Dinas Pendidikan ke Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Sulawesi Selatan per tanggal 24 September 2021.

Dengan ini kami menyampaikan:
1. Penugasan yang bersangkutan sebagai Kadis Kebudayaan dan Kepariwisataan menurut hemat saya tidak sesuai dengan kompetensinya di bidang pendidikan.

Saya hanya merekomendasikan dan meminjamkan ke Pemprov Sulawesi Selatan untuk membantu mengatasi masalah pendidikan sebagai bagian dari pengembangan kualitas SDM, harga diri, harkat, dan martabat rakyat Sulawesi Selatan.

Dengan kata lain bukan sekedar hadir mengisi jabatan yang ada.

2. Prof. Jufri, tidak mengikuti pelantikan pada tanggal 24 September 2021, karena sikap kami sejak adanya hasil job fit yang kemudian diwacanakan bahwa yang bersangkutan dimutasi ke Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan, kami bersepakat tidak menerima, karena tidak sesuai dengan kompetensi atau kepakarannya.

Baca Juga :  KPK Ingatkan Pemprov Sulawesi Selatan untuk Perbaiki Mekanisme Penyelenggaraan Bankeu

Apalagi yang bersangkutan tidak pernah memilih jabatan di luar Dinas Pendidikan selama proses job fit terakhir.

3. Prof. Jufri memilih kembali ke instansi asal yaitu Universitas Negeri Makassar, karena sangat dibutuhkan keilmuan atau kepakarannya.

Berdasarkan hal tersebut di atas, maka dengan hormat kami memohon kesediaan Bapak Plt. Gubernur Sulsel agar yang bersangkutan dikembalikan ke instansi asalnya. (*)

Reporter : Akbar

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *